BLORA – Bupati Blora, Dr. H. Arief Rohman, mengajak Ikatan Mahasiswa dan Pelajar Blora (IMPARA) Universitas Negeri Semarang (UNNES) untuk berperan aktif sebagai duta budaya sekaligus promotor potensi Kabupaten Blora di lingkungan akademik dan masyarakat luas.
Ajakan tersebut disampaikan Bupati Arief Rohman saat menghadiri Pemilihan Pengurus IMPARA UNNES yang digelar di Pendopo Kabupaten Blora, Minggu (11/1/2026). Dalam sambutannya, Bupati menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), khususnya mahasiswa asal Blora yang sedang menempuh pendidikan di UNNES.
“IMPARA bukan hanya wadah silaturahmi mahasiswa, tetapi juga memiliki peran strategis untuk memperkenalkan Blora di tingkat kampus. Saya mengajak IMPARA menjadi duta budaya dan promosi potensi daerah,” ujar Arief Rohman.
Bupati yang akrab disapa Mas Arief itu menekankan bahwa kerja sama antara Pemkab Blora dan UNNES terus diperkuat. Salah satu bentuk konkret kolaborasi tersebut adalah program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) yang kembali dilaksanakan pada 2026. Melalui program ini, perangkat desa dan pegiat desa di Blora mendapat kesempatan melanjutkan pendidikan tinggi di UNNES.
“UNNES telah memberikan kontribusi besar bagi pengembangan SDM Blora. Kerja sama ini sangat strategis dan harus terus didorong agar manfaatnya semakin luas,” katanya.
Terkait peran IMPARA, Mas Arief berharap organisasi tersebut dapat menjadi ruang saling menguatkan antar mahasiswa Blora di UNNES, sekaligus mendorong anggotanya menyelesaikan studi tepat waktu dan berprestasi, baik di bidang akademik maupun nonakademik. Ia juga meminta pengurus baru untuk melakukan pemetaan mahasiswa Blora di UNNES secara lebih sistematis melalui koordinasi dengan pihak rektorat.
“Jangan sampai ada mahasiswa asal Blora yang terhambat kelulusannya karena persoalan biaya atau kendala lain. Jika ada, Pemkab Blora siap hadir memberikan dukungan, termasuk melalui program beasiswa,” tegasnya.
Lebih lanjut, Bupati Arief menilai IMPARA memiliki potensi besar sebagai corong promosi daerah. Ia mendorong organisasi tersebut untuk memperkenalkan kekayaan budaya Blora melalui berbagai kegiatan kampus, seperti pameran potensi daerah dan pertunjukan seni tradisional. Menurutnya, keterlibatan kelompok seni Blora—misalnya barongan dan kesenian lokal lainnya—dalam event berskala besar di UNNES akan efektif memperluas jangkauan promosi.
Selain mempromosikan Blora, IMPARA juga diharapkan menjadi mitra Pemkab dalam mendorong minat pelajar SMA, SMK, MA, dan sederajat di Blora untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, khususnya ke UNNES. Peran ini dinilai penting dalam membangun ekosistem pendidikan yang berkelanjutan.
Dalam kesempatan itu, Mas Arief juga mengingatkan agar pengurus IMPARA menyusun program kerja yang realistis, aplikatif, dan berdampak langsung bagi anggota maupun masyarakat. Pemkab Blora, lanjutnya, siap bersinergi dengan IMPARA dalam berbagai agenda kepemudaan, kebudayaan, keagamaan, hingga kegiatan sosial dan kesehatan.
“Ke depan, kami juga akan menghimpun organisasi mahasiswa asal Blora di berbagai kampus agar terbangun komunikasi lintas perguruan tinggi. Harapannya, semua bisa saling terhubung, saling menguatkan, dan bersama-sama berkontribusi untuk kemajuan Blora,” pungkasnya.**Team Website.